ada gadis-gadis kecil yang pernah melewatkan waktu bersama
ada senyum dan tawa
ada tangis dan amarah
juga kekesalan, dan
ada kaitan dua jari telunjuk sebagai tanda damai
semuanya pernah mewarnai hari-hari kebersamaan itu
jalan setapak lorong
lapangan segitiga dan rerumputannya
pepohonan dan daun-daunnya
pagar dan tembok-tembok rumah
adalah saksi tentang kisah kita
tahun-tahun berlalu
kita tumbuh bersama
beranjak remaja
masa pubertas datang
membawa perubahan
tak ada lagi lompat karet
tali tanah
masak-masak
boneka-bonekaan
panjat pohon
petak umpet
ada yang telah menggantikannya
tapi kebersamaan itu masih tetap ada
cerita telenovela romantis
bintang lapangan hijau favorit
pebasket jagoan
gosip selebritis ataupun anak-anak tetangga lainnya
jadi buah bibir kita kala itu
dilain kesempatan
dipagi hari yang masih gelap dan dingin
bersama kita menelusuri jalanan
naik ke atas bukit untuk melihat matahari terbit
kemudian berlari menuruni jalanan terjal
aku masih suka mengingat-ingat saat-saat itu
bertahun-tahun silam
kita adalah gadis-gadis gembul
yang hampir selalu melewatkan waktu bersama
dan bila sekarang kita terpisah oleh jarak
janganlah bersedih
setidaknya kita pernah saling mengenal
dan banyak hal yang pernah kita alami bersama
tetaplah berbagi ceritamu bersamaku
aku akan mendengarkanmu
kita hanya terpisah sekian ribu kilometer
tapi tidak begitu dengan hati kita
ada masa dimana kita berjumpa
ada masa dimana kita harus berpisah
tak ada pesta yang tak bubar
tapi persahabatan sejati adalah selamanya
dan ketahuilah,
ada namamu ditulis Sang Pencipta dalam buku kehidupanku
dan ada namaku juga tertulis dalam buku kehidupanmu
puji dan syukur bagiNya yang telah memberi kita kehidupan di waktu yang sama
Tidak ada komentar:
Posting Komentar